Pendaftaran Beasiswa S2 Kemenpora 2018-2019



Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI membuka pendaftaran beasiswa S2 bagi pemuda berprestasi di seluruh Indonesia tahun akademik 2018-2019, terutama pemuda berprestasi yang aktif dalam organisasi kepemudaan.

Beasiswa S2 Kemenpora ini bekerjasama dengan dengan sembilan perguruan tinggi negeri (PTN) di dalam negeri yang menjadi pilihan tujuan studi beasiswa S2 pemuda berprestasi dari Kemenpora.

Para penerima beasiswa Kemenpora nantinya akan memperoleh tanggungan biaya SPP selama empat (4) semester pada PTN yang dipilih. Tahun ini Kemenpora menyediakan total 250 kursi beasiswa di 9 PTN tujuan studi.

Pilihan PTN Tujuan Studi:
  1. Universitas Indonesia : Program studi Ketahanan Nasional dengan peminatan Kajian Strategik Pengembangan Kepemimpinan
  2. Universitas Gadjah Mada : Program studi Ketahanan Nasional dengan peminatan Manajemen Tata Kelola Start Up.
  3. Universitas Hasanuddin : Program studi Perencanaan dan Pengembangan Wilayah dan Pedesaan dengan peminatan Kajian Manajemen Kepemimpinan Pemuda
  4. Universitas Sumatera Utara : Program studi Perencanaan dan Pengembangan Wilayah dengan peminatan Manajemen Kepemimpinan Pemuda
  5. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel : Program studi Dirasah Islamiyah dengan konsentrasi Studi Islam dan Kepemudaan
  6. Universitas Mulawarman : Program studi Ilmu Administrasi dengan konsentrasi Kebijakan Publik dan Kepemudaan.
  7. Universitas Padjajaran : Program studi Magister Ilmu Politik
  8. Universitas Negeri Jakarta : Program studi Pendidikan Olahraga
  9. Universitas Diponegoro : Program studi Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, konsentrasi Ekonomi Industri dan Kewirausahaan.
Dari total 250 kuota beasiswa yang tersedia, 150 kuota beasiswa ditujukan untuk lima (5) PTN mitra yang masing-masing mendapatkan 30 kuota beasiswa, yakni UI, UGM, UNHAS, USU, dan UINSA.
Kemudian empat (4) PTN rintisan, yakni UNMUL, UNPAD, UNJ, dan UNDIP masing-masing 25 kuota beasiswa dari 100 kuota.

Persyaratan Akademik:
  1. Lulus Sarjana (S1) dari berbagai disiplin ilmu dengan akreditasi Program Studi minimal B
  2. Lulus ujian masuk Perguruan Tinggi Negeri yang dilamar meliputi Tes Potensi Akademik (TPA) dan TOEFL
 Persyaratan Non Akademik:
  1. Pemuda Indonesia berusia 16-28 tahun pada tanggal 1 Juli 2018 dibuktikan dengan akte kelahiran.
  2. Bagi aktivis pemuda, merupakan anggota atau pengurus Organisasi Kepemudaan atau Lembaga Masyarakat Berbasis Pemuda dibuktikan dengan surat keterangan/rekomendasi dari Ketua Umum DPP/DPD tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota.
  3. Bagi aktivis pemuda, memiliki prestasi di bidang seni, olahraga, sosial budaya, iptek dan imtaq dan olahraga dibuktikan dengan piagam/sertifikat minimal tingkat Kab/Kota.
  4. Bagi olahragawan berprestasi, memiliki prestasi olahraga dibuktikan dengan piagam/sertifikat medali emas minimal setingkat Pekan Olahraga Nasional (PON), dikhususkan pada Universitas Negeri Jakarta.
  5. Pelatih berprestasi adalah pelatih yang memiliki jejak/track record prestasi olahragawan binaan peraih medali emas setingkat Pekan Olahraga Nasional (PON) atau memiliki sertifikat kepelatihan tingkat nasional, dibuktikan dengan piagam/sertifikat/medali emas atlit binaan minimal setingkat Pekan Olahraga Nasional (PON), dikhususkan pada Universitas Negeri Jakarta.
  6. Diutamakan bagi yang belum pernah memperoleh bantuan atau fasilitasi dari Kemenpora, dan sedang tidak terikat dalam program beasiswa lain, dibuktikan dengan surat pernyataan.
  7. Bukan merupakan Aparatur Sipil Negara/PNS, dibuktikan dengan surat pernyataan.
Prosedur Pendaftaran:
  1. Mendaftarkan diri secara online pada situs penerimaan mahasiswa pada Universitas/PTN mitra Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan mengikuti ketentuan yang berlaku di PTN tersebut.
  2. Setelah melaksanakan pendaftaran, maka pendaftar harus mengirimkan dokumen/bukti persyaratan akademik dan non akademik kepada PTN dan pihak Kemenpora, berupa:
  • Fotocopy Akte Kelahiran.
  • Piagam/sertifikat penghargaan atas prestasi di bidang seni, olahraga, sosial, iptek, dan imtaq.
  • Surat keterangan/rekomendasi dari ketua umum DPP/DPD Organisasi Kepemudaan atau Lembaga Masyarakat Berbasis Pemuda tingkat pusat atau tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota.
  • Piagam/sertifikat/medali atau berupa penghargaan lainnya pada olahragawan/pelatih berprestasi.
  • Surat keterangan sehat yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Umum Pemerintah/Daerah.
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian.
  • Surat Keterangan Bebas Narkoba yang dikeluarkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) atau Rumah Sakit Umum Pemerintah Daerah.
  • Surat pernyataan tidak sedang terikat dalam program beasiswa dari instansi lain di atas matera Rp 6.000.
  • Surat pernyataan bukan Aparatur Sipil Negara di atas materai Rp 6.000.
  • Dokumen tersebut dikirim melalui alamat Kemenpora kepada:
Asdep Tenaga dan Sumber Daya Pemuda
Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda
Kementerian Pemuda dan Olahraga
Jl. Gerbang Pemuda No. 3 Senayan Jakarta Pusat 10270

3. Daftar peserta lulus seleksi ujian masuk akan diumumkan sesuai tanggal yang ditetapkan pada kalender akademik PTN mitra Kementerian Pemuda dan Olahraga.
 

Oprec Youth for Climate Change (YFCC) DIY 2018


 Climate Change is Real !!!
"We are running the most dangerous experiment in history right now,  which is to see how much carbon dioxide the atmosphere can handle before there is an environmental catastrophe"
-Ellon Musk-

Halo Pemuda Yogyakarta!

Buat kamu yang kreatif, inovatif, dan punya passion terhadap isu-isu lingkungan!!

Mari bergabung menjadi bagian dari keluarga Youth For Climate Change (YFCC) D.I. Yogyakarta. YFCC merupakan wadah bagi pemuda yang tertarik dengan isu-isu lingkungan dan perubahan iklim, serta mau menjadi agen perubahan untuk lingkungan yang lebih baik.

Tertarik?? 

Caranya :
Klik dan isi form ini ya... bit.ly/oprecyfccdiy

Segera daftarkan dirimu di "OPEN RECRUITMENT" YFCC D.I. Yogyakarta dan jadilah Climate Ranger!

Bersama kita tunjukkan kepedulian pada lingkungan!
 

Catat ya timeline kitaaa!!!
Seleksi berkas 26 januari - 23 februari 2018
Pengumuman berkas seleksi 26 februari 2018 
Wawancara 3-4 maret 2018
Pengumuman 7 maret 2018
First gathering  10 maret 2018

Untuk informasi lebih lanjut kunjungi :
Blog: yfccyogya.blogspot.com
twitter :@yfccyogya
facebook : YFCC D.I Yogyakarta
instagram : yfccyogya

CP :
wa : 081287779648 (andre)
Line : andreww41
wa : 085601125359 (johan)
Line : johan_aprianto_k

PCMI Jakarta is Calling for PPAN 2018 DKI Jakarta


PPAN 2018 DKI Jakarta is finally here!

PCMI Jakarta is calling all YOUth of Purpose

Today, we open the registration for all youngsters registered in the province of DKI Jakarta, the capital city of the Republic of Indonesia, to join the first phase of selection: Online-Administration Selection of PPAN 2018 DKI Jakarta.

To apply for PPAN 2018 DKI Jakarta, you can visit our official page containing link of Online Application Form with informations that you need to acknowledge:
http://www.pcmijakarta.com/application-form/ppan-2018-dki-jakarta
Or directly go to the Online Application Form for PPAN 2018 DKI Jakarta!
http://bit.ly/formppan2018

Though we suggest you to read the terms and conditions related to the registration's requirement before you fill the Online Application Form here:
http://www.pcmijakarta.com/persyaratan/ppan-2018-dki-jakarta

For more information, news and updates, feel free to check our official website www.pcmijakarta.com, message us by email on PPAN2018DKIJakarta@Gmail.com, or through our official Instagram page: PCMIJakarta.

Attention!
Deadline of Application / Online-Administration Selection (Seleksi Administrasi Online):
East Jakarta: 22nd February 2018, 01:00 pm (Jakarta Local Time);
Central Jakarta: 26th February 2018, 01:00 pm (Jakarta Local Time);
South Jakarta: 1st March 2018, 01:00 pm (Jakarta Local Time);
West Jakarta: 31st March 2018, 01:00 pm (Jakarta Local Time);
North Jakarta & Thousand Islands: 31st March 2018, 01:00 pm (Jakarta Local Time).

Thank you for your attention and we wish you all the best! 😊

And here is a hint: What is YOUth of Purpose?
There’s you in youth, and there’s a purpose in you. Youth Exchange invites and encourages young people to represent the nation that has purposes in life: initiating good impact, sharing Indonesian values, and spreading the positive changes. it’s a call for action that includes those all directions we encourage the delegates to be: Nationalist (youth for nation) and Impactful (youth in action).

Study in Australia with Australia Award Scholarship 2018




Applications for Australia Awards Scholarships Open 1 February 2018 


Australia Awards in Indonesia is pleased to announce that applications for Australia Awards Scholarships will open on Thursday 1 February. Australia Awards Scholarships provide opportunities for individuals to gain an internationally recognised master or doctoral qualification from an Australian university and have the chance to pursue a career that makes a difference.

Australia Awards Scholarships are targeting Indonesians with the greatest potential to drive development in a range of sectors including economic growth, education, health, governance, and environment management.

The best and the brightest candidates will be selected on the basis of academic achievement, leadership qualities, English skills and their potential to contribute to development in Indonesia.

Australia Awards Scholarships have been offered by the Australian Government for over 60 years as a fundamental part of the Australian development cooperation program in Indonesia.

Applications for Australia Awards Scholarships open on 1 February 2018 and close on 30 April 2018.

Australia Awards in Indonesia are available for the following types of courses:
  • Master degree courses
  • Doctorate degree (PhD) programs
Master Degree Courses
  • The maximum duration for a Master degree program is two years.
  • Master degree programs may be offered by coursework, by research or by a combination of coursework and research. Masters by research or a combination of coursework and research should be offered only to those applicants who have demonstrated the need for high level research skills in order to undertake research or teaching or to supervise researchers upon their return home.
  • Double Master degrees are permitted only when both are included in the institution's original offer and both courses can be completed within two years.
  • Applicants wishing to undertake a Masters by research must investigate an appropriate supervisor. Australian university websites identify the institution’s areas of research strength. Applicants should supply evidence of past research undertaken and highlight outcomes.
Doctorate Degree (PhD) Program
  • The maximum duration for a PhD is four years.
  • Study at doctorate level (PhD) may be subject to partner government approval. Normally, approval is given only where the applicant occupies, or is expected to occupy, a senior position requiring individual research or the supervision and training of other researchers in a research organisation (e.g. university or research centre) in the applicant’s home country.
Selection Quotas
  • Up to 70 per cent of awards overall will be offered to applicants from the Targeted Category (geographic focus areas, embassy partners and central government agencies);
  • Up to 30 per cent of awards overall will be offered to applicants from the Non-Targeted Category;
  • Up to 30 per cent of awards will be offered to applicants from Geographic Focus Areas;
  • 85 percent of awards will be offered at Masters level and up to 15 per cent of all awards will be offered at PhD level; and
  • An equal number of awards will be offered to men and women.
Lenght of Study and Course Options
Scholarships will be available for full-time study of an Australian post-graduate qualification for the minimum period required to complete the award through the relevant Australian university, selected from Australian Government contracted universities.

How to Apply

Online applications
All applicants are required to apply online at: https://oasis.dfat.gov.au 

When applying online, all essential supporting documents must be uploaded on OASIS to meet the specific requirements for Indonesia (Long Term Awards Brochure)

We advise applicants submitting online to do so well before the closing date. The online application facility (OASIS) experiences peak usage in the days leading up to the closing date and applicants may experience delays.

Applicants from Indonesia who apply online (through OASIS) must also complete an additional online at this link

Hardcopy applications
For applicants that are unable to apply online via OASIS, may submitted the application via hardcopy.

Please note that we strongly encourage you to apply online via OASIS first and only apply via hardcopy when you are unable to apply online via OASIS.

Hardcopy applications that consist of one (1) set of the application form and all essential supporting documents must be received by the closing date at the Australia Awards Office.

For hardcopy applications, please contact: longtermawards@australiaawardsindonesia.org.

General Requirements

  • Be an Indonesian citizen and be residing in and applying for the scholarship from Indonesia.
  • Not be married or engaged to a person who is eligible to hold Australian or New Zealand citizenship or permanent resident status, at any stage of the application, selection, mobilisation processes or while on-scholarship in Australia.
  • Satisfy Australian Government requirements for international student entry to Australia (health, character etc).
  • Not be applying for a visa to live in Australia.
  • Not be applying for another long-term Australia Award unless they have resided outside Australia for twice the length of the total time that they were in Australia (for example, a previous Australia Awards Scholarship recipient in Australia for four years will not be eligible to apply for another Australia Awards Scholarship until they have resided outside Australia or back in Indonesia for eight years).
  • Have satisfied any specific criteria established by Indonesia or government of Indonesia.
  • Not be current serving military personnel.
  • Be able to satisfy all requirements of the Department of Immigration and Border Protection for a DFAT student visa.
  • Be able to satisfy the admission requirements of the Australian university at which the Scholarship is to be undertaken.
Specifically, candidates must: 
  • Be applying for courses that fall within the areas of development priority (see “Priority Academic Area of Study” below).
  • Have a Grade Point Average (GPA) of at least 2.9
  • for Master’s applicants, have an English language proficiency of at least 5.5 in IELTS (or 525 in paper-based TOEFL or 69 in internet based TOEFL or 42 in PTE Academic). The IELTS, TOEFL or PTE Academic result must be current (a test result obtained in April 30, 2016 until April 30,2018 will be considered current). No other English language test (including TOEFL prediction test) results will be accepted;
  • for PhD applicants, have an English language proficiency of at least 6.0 in IELTS (or 550 in paper-based TOEFL or 79 in internet based TOEFL or 50 in PTE Academic). The IELTS or TOEFL or PTE Academic result must be current (a test result obtained in April 30, 2016 until April 30,2018 will be considered current). No other English language test (including TOEFL prediction test) results will be accepted;
  • for applicants from GFAs and people with dissabilities, have a GPA equal to or higher than 2.75 or IELTS 5.0 (or 500 in paper-based TOEFL or 59 in internet based TOEFL or 36 in PTE Academic);
  • Provide contact details of test centre for verification of TOEFL test results.
  • Include a minimum of one (1) copy of the original Institutional TOEFL test result.
  • Already hold an undergraduate degree, if applying for a Masters.
  • Already have a Masters, if applying for a Doctorate.
  • Answer all relevant questions on the application form.
  • Be willing and available to undertake full-time (Monday-Friday 0800-1600) English for Academic Purposes (EAP) training in Indonesia prior to studying in Australia, if offered a scholarship.
Additionally:
  • If applying for a Doctorate, applicants will be restricted to staff of universities, higher education institutions, research institutes, key policy makers and targeted candidates in other agencies associated with DFAT activities.
  • It is highly desirable for Doctorate applicants to have a letter of support from an Australian university for their proposed field of study.

Important Dates

Application Dates (for study commencing in Australia in 2019)
Opening date  : 1 February 2018
Closing date    : 30 April 2018
Applications or supporting documents received after this date will not be considered.

For further information, please click here.

Open Application for Tanoto National Champion Scholarship 2018


Program National Champion Scholarship (NCS) ini merupakan salah satu wujud komitmen dari pendiri Tanoto Foundation yaitu Bapak Sukanto Tanoto dan Ibu Tinah Bingei Tanoto untuk menanggulangi kemiskinan melalui Pendidikan (Education), Pemberdayaan (Empowerment), dan Peningkatan Kualitas Hidup (Enhancement).

Pemberian beasiswa adalah salah satu program Tanoto Foundation dalam meningkatkan akses kepada pendidikan yang berkualitas. Program ini memberikan kesempatan pemuda Indonesia yang berprestasi namun menghadapi kendala ekonomi untuk menempuh pendidikan tinggi yang berkualitas. Program beasiswa ini juga turut serta dalam menyiapkan generasi pemimpin Indonesia di masa depan.

Sasaran National Champion Scholarship adalah mahasiswa yang memiliki prestasi akademik dan potensi kepemimpinan tinggi, namun menghadapi keterbatasan finansial.

Manfaat Bagi Tanoto Scholars
A. Manfaat Keuangan
  1. Biaya kuliah setiap semester sampai dengan semester VIII (delapan). Uang kuliah akan ditransfer ke rekening Perguruan Tinggi.
  2. Tunjangan bulanan yang ditransfer ke rekening penerima Beasiswa, akan dibayarkan sejak perjanjian penandatanganan Beasiswa.
B. Manfaat Non Keuangan
  1. Program pelatihan kepemimpinan dan pengembangan soft skills (komunikasi, presentasi, pemecahan masalah dan pengambilan keputusan).
  2. Program pengabdian masyarakat melalui Tanoto Scholars Association.
  3. Program pengembangan jejaring, termasuk melalui Tanoto Scholars Gathering.
  4. Program konseling bagi Tanoto Scholars yang mengalami kendala pencapaian akademis
  5. Program magang di perusahaan yang tergabung dalam Group Royal Golden Eagle

PERGURUAN TINGGI MITRA TANOTO FOUNDATION
Program National Champion Scholarship bermitra dengan 12 perguruan tinggi negeri ternama.
  1. IPB (Institut Pertanian Bogor)*
  2. ITB (Institut Teknologi Bandung)*
  3. UI (Universitas Indonesia)*
  4. USU (Universitas Sumatera Utara)*
  5. UGM (Universitas Gadjah Mada)*
  6. UR (Universitas Riau)
  7. UNJA (Universitas Jambi)
  8. UNMUL (Universitas Mulawarman)
  9. UNHAS (Universitas Hasanuddin)*
  10. UNAND (Universitas Andalas)
  11. UB (Universitas Brawijaya)
  12. UNDIP (Universitas Diponegoro)*
       *Program S1 dan S2

 PERSYARATAN PENDAFTARAN
A. KETENTUAN UMUM
  1. Warga Negara Indonesia
  2. Terdaftar sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi mitra
  3. Berprestasi akademik baik
  4. Berjiwa kepemimpinan dan memiliki kepedulian serta komitmen untuk ikut memajukan bangsa Indonesia
  5. Berasal dari keluarga yang memiliki kendala ekonomi (underprivileged)
  6. Mendaftarkan diri secara online melalui website Tanoto Foundation
B.PROGRAM STRATA 1 (S1)
  1. Usia maksimum 21 tahun pada saat pendaftaran.
  2. IPK terakhir minimum 3.00 (skala 4.00).
  3. Bagi mahasiswa tahun pertama, nilai rata-rata minimum rapor SMU kelas 3 adalah 8.00 (skala 10.00) untuk rapor format lama atau 3.00 (skala 4.00) untuk rapor format baru.
C. PROGRAM STRATA 2 (S2)
  1. Usia maksimum 40 tahun pada saat pendaftaran
  2. Mempunyai pengalaman kerja minimum 2 tahun
  3. IPK Program S1 minimum 3.25 (skala 4.00)
PROSES SELEKSI
  1. Seleksi Dokumentasi
Pada tahap ini Tanoto Foundation akan memeriksa kelengkapan administrasi dan dokumen yang diisyaratkan dan melakukan seleksi nilai akademis.
  1. Tes Psikologi
Pelamar yang lolos seleksi tahap pertama akan mengikuti tes psikologi mencakup intelegensia, kemampuan memberikan solusi, mengatasi konflik, mengambil keputusan dan potensi kepemimpinan. Pengujian dilakukan oleh tim konsultan professional.
  1. Wawancara
Merupakan seleksi tahap akhir berupa interaksi langsung antara pelamar Beasiswa dan tim Tanoto Foundation, untuk lebih jauh mengenal karakter dan melihat kekuatan tekat pelamar Beasiswa.

Segera daftarkan diri Anda di sini. Batas akhir pendaftaran 28 Februari 2018

For further details, please visit official website of Tanoto Foundation : http://www.tanotofoundation.org 

Call Volunteers for Sandya Institute

 
Minorities in Indonesia continue to face persecution! Help us fight injustice!

We are calling for :
  1. Research Volunteers : Assisting our research on countering violent extremism and human rights advocacy as well as providing academic writings and/or policy recommendations.
  2. Project Volunteers : Assisting the implementation of our projects: organizing conferences/seminars/trainings/workshops.
  3. Communications Volunteers : Assisting our campaign efforts on raising the awareness of the importance of peace and human rights values offline & on social media.
  4. Teaching Volunteers : Providing support to Asylum Seekers and Refugees in Indonesia with Bahasa Indonesia, English, German skills and/or providing support with basic legal knowledge and/or other soft skills.

How to apply :  
  1. Submit your Curriculum Vitae before 1 February 2018 13.00 to pr@sandya-intitute.org
  2. Interview on 2-3 February 2018
  3. Selected volunteers will be announced on 3 February 2018
  4. Selected volunteers will receive intensive training on 4 February 2018
  5. Starting date and duration of volunteering program will depend on the interview result, we expect the volunteers to be able to work for a minimum duration of three months.
Eligibility :
We are seeking individuals who have strong commitment in promoting peace and human rights values as well as advocating the rights of minority groups. We welcome all individuals with diverse background of age, nationality, religion, ethnicity, race, gender and sexuality. All volunteers are expected to reside in Jakarta Greater Area.

Benefits:
  1. Opportunity to work and to be mentored by Notable Experts and Practitioners in peacebuilding and human rights advocacy field.
  2. Network with Sandya Institute Networks from local or international NGO’s to Government Institutions.
  3. Free books and certificate.
  4. Possible placement or excursion to beautiful places in Indonesia and abroad.
  5. This volunteering program doesn't provide remuneration.

Further inquiries:
Ms. Chenia 0813-1277-3317
pr@sandya-institute.org


Apply for Indonesian Youth Collaboration Forum 2018


Indonesian Youth Collaboration Forum 2018

Location : Bali, Indonesia

Date : 23-25 Februari 2018

Type Funding : Fully Funded

Close Registration : 5 Februari 2018

Website : http://www.indonesianyouthcollaborationforum.id/



Indonesian Youth Collaboration Forum 2018 merupakan sebuah wadah kolaborasi pemuda Indonesia yang diinisiasi oleh KOMA Youth Collaboration untuk menampung aspirasi pemuda dari 34 provinsi di Indonesia. Indonesian Youth Collaboration Forum 2018 hadir sebagai transformasi ruang aspirasi yang menghubungkan pemuda dengan pemerintah melalui proses analisis yang kuat serta data yang akurat. Aspirasi yang selama ini hanya disalurkan secara konvensional (tanpa data dan proses analisis) di media sosial dan aksi unjuk rasa di jalan seringkali tak berujung pada solusi yang tepat.Pemuda Indonesia yang saat ini sangat lekat dengan perangkat teknologi informasi sudah saatnya untuk menyampaikan aspirasi melalui wadah yang terintegarasi dengan proses analisis dan data yang akurat.

Indonesian Youth Collaboration Forum 2018 mengusung tema “Rembuk pemuda nasional, membangun Indonesia melalui kolaborasi dan kontribusi”. Pemuda dari 34 provinsi di Indonesia akan berembuk untuk menganalisis kebijakan pemerintah dengan 10 isu utama yang berasal dari 10 prioritas pembangunan nasional yang tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah tahun 2018. Isu utama tersebut meliputi: (1) Pendidikan, (2) Kesehatan, (3) Pembangunan Perumahan dan Permukiman, (4) Pengembangan Dunia Usaha dan Pariwisata, (5) Ketahanan Energi, (6) Ketahanan Pangan, (7) Penanggulangan Kemiskinan, (8) Infrasruktur, Konektivitas, Dan Kemaritiman, (9) Pembangunan Wilayah, (10) Politik, Hukum, Dan Pertahanan Dan Keamanan. Luaran yang dihasilkan dari proses analisis kebijakan yang dilakukan berupa rekomendasi pengembangan kebijakan yang mewakili setiap isu utama. Rekomendasi tersebut nantinya akan langsung diteruskan ke pemerintah untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam proses pengembangan kebijakan.

Selain rekomendasi kebijakan, aspirasi pemuda Indonesia di Indonesian Youth Collaboration Forum 2018 juga akan dituangkan dalam bentuk deklarasi pemuda nasional dan rencana aksi pemuda. Rencana aksi tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata yang akan dilakukan pemuda Indonesia untuk menopang proses pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah.

Mekanisme Seleksi :

1.      Tahap 1 : Biodata & Esai
Calon Delegasi wajib mengisi biodata dan essay yang dapat didownload melalui daring : bit.ly/IYCF2018
a.       Biodata berisi identitas pribadi, prestasi dan kontribusi yang telah dilakukan.
b.      Esai terdiri atas 2 topik yakni rekomendasi kebijakan dan rencana aksi (maksimal 1 halaman)
2.      Tahap 2 : Video Challenge Social Media (1 minutes)
Calon Delegasi wajib membuat video singkat berdurasi satu menit yang menjelaskan tentang rencana aksi.
3.      Tahap 3 : Interview
4.      Pengumuman Akhir
5.      Konfirmasi Kehadiran & Persiapan Keberangkatan

Panduan, Formulir dan Essay bisa didownload di SINI